Ibu Hamil Menggunakan Sepatu High Heels? Bolehkan? Inilah Penjelasannya..

016453700_1497606185-Bolehkah-Wanita-Hamil-Memakai-Sepatu-High-Heels

Ibu Hamil Menggunakan Sepatu High Heels? Bolehkan? Inilah Penjelasannya.. – Bagaikan teman baik, wanita dan sepatu high heels susah dipisahkan. Sepatu high heels sebenarnya sanggup mendukung tampilan dan meningkatkan rasa yakin diri wanita. Namun bolehkah wanita yang tengah hamil mengenakan sepatu high heels?

Banyak wanita hamil mengajukan pertanyaan ini. Daripada konsisten bertanya-tanya, Anda sebaiknya mencermati lebih-lebih dahulu penjelasan tersebut ini.

Saat hamil, tubuh wanita mengalami banyak perubahan. Salah satu anggota tubuh yang mengalami pergantian yakni sendi.

Perubahan hormon sepanjang kehamilan memicu ligamen yang menahan sendi di dalam tubuh jadi lebih rileks. Hal ini memicu persendian jadi lebih bebas bergerak dan berisiko mengalami cedera.

Berat badan di anggota depan tubuh wanita hamil juga bertambah, sehingga pusat gravitasi tubuh pun berubah. Perubahan ini memicu otot dan sendi, lebih-lebih di anggota pinggul dan pinggang, bekerja lebih keras.

Kekuatan tumit pun mengalami penurunan sepanjang kehamilan dikarenakan peningkatan berat badan dan pergantian hormonal. Akibatnya, keseimbangan tubuh sepanjang hamil tidak cukup stabil.

Wanita yang tengah hamil pun mempunyai risiko terjatuh yang lebih besar. Itulah sebabnya mengapa wanita hamil tidak dianjurkan untuk mengenakan sepatu high heels.

Beberapa risiko lainnya

Lantas risiko apa kembali yang mengintai wanita hamil yang mengenakan sepatu high heels?

Kram betis

Ketika tengah mengenakan sepatu high heels, otot betis berkontraksi terus-menerus. Hal ini sanggup memicu kram terhadap betis. Selama kehamilan, kram ini lebih enteng terjadi.

Nyeri punggung

Pemakaian sepatu high heels sanggup membuat perubahan postur tubuh. Otot panggul dapat lebih mengarah ke depan, sehingga membentuk lekukan di anggota punggung.

Selama hamil, pergantian postur tubuh akibat pemakaian sepatu high heels dapat memicu nyeri di punggung. Ligamen terhadap punggung bawah dan kaki juga dapat meregang sepanjang hamil.

Penggunaan sepatu high heels dapat meningkatkan tekanan terhadap persendian panggul dan punggung yang bekerja untuk menyokong tubuh. Hal ini memicu nyeri di anggota persendian dan ligamen di daerah pinggang dan panggul.

Kaki bengkak

Pembengkakan tungkai bawah, kaki dan tumit kerap terjadi sepanjang kehamilan. Penggunaan sepatu ketat dan sepatu high heels dapat memperburuk pembengkakan ini.
Bila terpaksa kenakan sepatu high heels

Penggunaan sepatu high heels sebenarnya tidak dianjurkan sepanjang kehamilan. Namun bila terpaksa menggunakannya, Anda kudu mencermati lebih dari satu ketetapan ini:

Gunakan sepatu bersama dengan low heels terhadap trimester pertama.
Pastikan hak sepatu kokoh dan tidak terlampau tinggi.
Pakailah sepatu yang nyaman dan tidak terlampau ketat.
Hindari stilettos, platform heels atau kitten heels. Hak sepatu yang kecil tidak sanggup menyokong tubuh. Tubuh pun dapat bekerja keras untuk menjaga keseimbangan.
Bila Anda kudu menggunakan sepatu bersama dengan hak sepanjang hari, cobalah melacak pas untuk beristirahat. Lepaskan sepatu untuk pas waktu, istirahatkan dan regangkan kaki sebelum akan kenakan sepatu kembali.
Pada acara pesta atau liburan, menjauhkan terjadi atau berdiri dalam pas lama bersama dengan sepatu berhak.
Gantilah sepatu berhak bersama dengan sandal untuk kegiatan sehari-hari.
Bila mengalami ketidaknyamanan akibat sepatu berhak, Anda sanggup laksanakan peregangan dan pemijatan terhadap kaki.
Nah, Anda kini jelas bagaimana aturan main pemakaian sepatu high heels terhadap wanita hamil. Bila tidak terlampau mendesak, sebaiknya menjauhkan pemakain sepatu high heels sepanjang kehamilan.

Baca Juga :

Penulis: Oliver Owens

Wanita muda sederhana dengan tekad besar untuk mencapai cita - cita dan berbagi sesama. Hobi jalan - jalan, membaca, dan menulis sesuatu yang bermanfaat. Livsehat.id, website informasi kesehatan, kecantikan, dan gaya hidup nomor 1 di Indonesia.